Yang Perlu diperhatikan dalam Membeli Pintu Kaca

Membeli bahan bangunan tidak boleh dilakukan sembarangan, namun perlu mengikuti desain interior yang menyeluruh. Seperti hunian yang memilih gaya minimalis yang simple nan elegan. Penggunaan material kaca adalah opsi cantik untuk ruangan dan sesuai untuk menyiasati ruangan yang minim. Mulai dari kanopi kaca, pintu dan jendela kaca sampai dinding yang tembus pandang adalah contoh penggunaan kaca pada rumah. Membelinya pun memperhatikan harga dan banyak hal sebelum membelinya.

Berbagai Kriteria Membeli Pintu Kaca

Pintu Kaca
Sumber: ambista.com

Dari mulai jenis kaca sampai material rangka, perawatan sampai variasi harga. Ada banyak yang harus dikalkulasi sebelum membeli. Kenyataannya dilapangan harga pintu kaca frameless tentu berbeda dengan kaca yang memiliki rangka. Perlu teliti dalam memilih pintu kaca yang selain atraktif juga sesuai untuk menjadi bagian unik dari rumah. Perhatikan hal berikut sebelum menjatuhkan pilihan untuk pintu kaca rumah anda.

1. Ketebalan Pintu Kaca

Perhatikan tingkat ketebalan dari kaca yang akan anda beli. Karena dimana pintu tersebut akan diletakan juga perlu diperkirakan apakah cukup tebal. Pintu untuk didepan rumah yang bagian luar terpapar panas terik matahari tentu membutuhkan kaca yang lebih tebal. Terutama untuk menghadapi perubahan cuaca yang terjadi diluar.Sementara pintu kaca sebagai aksen partisi dari dua ruangan bisa dipilih yang lebih tipis. Tebal-tipis kaca juga mempengaruhi harganya. Semakin tebal kaca maka semakin mahal harga yang perlu dibayarkan.

2. Kerangka Atau Frameless

Pintu kaca terbentuk dari bagian kaca dan rangkanya. Namun bisa juga membeli pintu tanpa rangka atau yang lebih dikenal dengan istilah frameless. Tentukan dahulu tampilan seperti apa yang sesuai dengan desain interior rumah secara keseluruhan. Tampilan tanpa rangka lebih modern dan harga pintu kaca frameless juga bisa lebih ekonomis karena tidak ada tambahan material untuk bagian kerangkanya.

3. Cara Membuka Pintu

Kenali berbagai bentuk pintu dari cara membukanya. Pintu kaca swing adalah jenis paling umum dan digunakan oleh kebanyakan rumah, harganya pun lebih ekonomis dibandingkan lainnya. Namun bukan berarti pintu sliding, lipat atau dua arah tidak bisa dijadikan opsi. Bila ingin pintu dengan ukuran lebih besar atau bisa dibuka lebar dan menggabungkan dua ruangan jadi lebih lega. Fikirkan kembali tampilan seperti  apa yang diinginkan dari pintu yang akan dipilih.

Baca juga: Manfaat Menggunakan Kanopi Kaca

4. Jenis Kaca

Pilihan kaca tidak selalu yang jernih dan tembus pandangan. Ada kaca yang bermotif, berwarna dan ada juga memiliki material yang tidak transparant. Kaitannya sangat erat dengan privasi dan selera. Ada saja penghuni rumah yang merasa tidak nyaman pintu kaca depannya dapat terlihat jelas dari jalan. Namun ada pula rumah bergaya minimalis modern yang bahkan memakai dinding kaca. Semua dikembalikan pada selera pemilik rumah.

5. Perawatan

Pilih pintu dengan perawatan yang paling bisa anda lakukan. Pintu dengan rangka perlu dilap dan bahkan disikat bagian diantara rangka dan kaca. Pintu sliding atau lipat memiliki bantalan yang perlu dilumuri oli agar tidak macet. Material kaca memang cukup dilap saja. Pastikan menjangkau semua bagian dari bagian bawah sampai bagian atas. Seringkali pintu tinggi perlu usaha ekstra menggapai bagian atasnya, seperti saat merawat kanopi kaca yang memerlukan tangga untuk membersihkannya dengan nyaman.

Itulah beberapa pertimbangan kala membeli pintu kaca untuk rumah. Semua dikembalikan pada kesesuaian tampilan antara pintu dan desain rumah. Jangan lupa untuk mempertimbangkan bagaimana anda akan membersihkannya dan apakah tidak keberatan bila sedikit direpotkan untuk pembersihan pintu kaca yang lebih dekoratif dan jauh dari jangkauan tangan,